Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Melaut Kembali di Riung 17 Pulau

Gambar
Dermaga Riung pagi itu gak terlalu ramai, mungkin karena belum masuk musim liburan. Beberapa kapal yang terikat di tombak-tombak kayu yang ada di sepanjang dermaga tampak tenang, pertanda ombak pagi itu cukup bersahabat. Di kejauhan, langit dan laut memiliki warna biru yang nyaris sama sempurnanya. Agak sulit membedakan mana laut dan mana langit andaikata garis cakrawala di kejauhan tidak membagi mereka menjadi dua bagian. Yep, pagi itu setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan di Kabupaten Nagekeo, saya dan satu orang tim memutuskan untuk melaut sebentar di Taman Laut Riung 17 Pulau. Nama tempat ini sebenernya gak asing. Mpe pernah bilang kalau tempat ini bagus banget. Mpe adalah satu diantara tiga pria, yang berempat sama saya, punya satu grup yang namanya Jenaka Outdoor. Jenaka Outdoor ini adalah usaha kecil-kecilan kita untuk nyewain peralatan camping yang kita punya daripada bulukan numpuk dirumah (check our page in  here ). "Lu pokoknya mesti mampir ke Riung, Put"

Yuk Kenalan Sama Kartu Suplementasi Ibu Hamil

Gambar
Dear mentemen sejawat, Di postingan sebelumnya, saya sempat cerita tentang standart tablet tambah darah untuk ibu hamil yang ternyata sudah diatur oleh pemerintah dalam Permenkes 88 Tahun 2014, which means .. gak semua tablet tambah darah yang beredar di pasaran sesuai untuk ibu hamil, karena ada standar minimal zat besi dan asam folat yang harus dipenuhi per tabletnya. Nah, sekarang mari kita bahas permasalahan berikutnya terkait dengan pemberian tablet tambah darah di lapangan. Saya yakin banget semua bidan yang bertugas dari Sabang sampai Merauke pasti sudah rutin memberikan tablet tambah darah kepada setiap ibu hamil yang datang. Ini tidak terlepas dari kebijakan pemberian tablet tambah darah, dimana semua ibu hamil wajib mendapatkan satu tablet tambah darah setiap hari, minimal 90 tablet selama kehamilan untuk mencegah anemia. Pertanyaannya adalah.. tablet yang kita berikan diminum gak sih? Ini adalah pertanyaan yang sangat mendasar dan bukan tanpa alasan, karena se

Cinta Dalam Konteks Epidemiologi

Gambar
Saya menulis ini tiga tahun lalu, ketika mengikuti kelas epidemiologi intermediet saat saya masih jadi mahasiswi master untuk jurusan public health . Waktu itu k uliah di buka dengan cerita tentang abad ke 19 atau sekitar tahun 1880-an dimana seorang dokter kelahiran Jerman, Robert Koch, melakukan beberapa penelitian tentang penyebaran penyakit melalui suatu agen infeksi. Hasil pemikirannya ini kemudian dikenal dengan yang namanya Postulat Koch. Postulat Koch punya empat prinsip penting dalam menggambarkan sebab akibat kejadian penyakit: Agen infeksi harus selalu ada di tiap kejadian penyakit. Simpelnya adalah kuman A menyebabkan penyakit A, maka di setiap orang yang menderita penyakit A, harus ditemukan kuman A. Apabila kuman A hilang, maka penyakitnya akan sembuh Agen infeksi bisa diisolasi dari host (inang) yang terkena penyakit tersebut kemudian dikultur di media lain. Maksudnya adalah jika seseorang terkena penyakit A lalu diambil darahnya, maka kita bisa mengembangbiakk

Bidan Jangan Gagal Paham Tentang Tablet Tambah Darah, yess

Gambar
Tumben put, postingannya serius? ehm.. gak abis kepentok 'kan kepalanya? Haha. Gak sih, jarang-jarang nih nulis sesuatu yang serius, jadi disimak baik-baik yess, khususnya untuk teman-teman sejawat alias para mbak bidan dan ibu bidan seantero dunia maya, semoga informasi ini bermanfaat ^^ Bicara tentang tablet tambah darah, maka gak bisa lepas dari bicara tentang ibu hamil dan anemia. Semua bidan pasti tahu hubungan antara ibu hamil dan anemia. Yess .. Hubungan mereka sangat akrab!  Saking akrabnya, 1 dari 2 ibu hamil di Indonesia menderita anemia. Hal ini berdasarkan hasil Survey Indikator Kesehatan Nasional (Sirkesnas) tahun 2016 yang menyebutkan bahwa angka kejadian anemia pada ibu hamil berada di angka 54,9% . Angka ini mengalami kenaikan dari level 37,1% di tahun 2013. Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin ada di bawah normal alias nilainya dibawah 11 gr/dL, sedangkan Hemoglobin sendiri merupakan  sejenis protein dalam darah yang tugasnya membawa