Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Melewati Tiga Waktu Di Bukit Amelia, Labuan Bajo

Gambar
"Waaaah asik banget sih bisa ke Labuan Bajo" Ini adalah reaksi pertama dari orang-orang begitu tau saya lagi ada di Labuan Bajo. Labuan bajo adalah ibu kota kabupaten Manggarai Barat, yang qodarullah , masuk ke dalam salah satu wilayah dampingan untuk program kesehatan ibu dan anak yang saat ini sedang saya kerjakan di provinsi NTT. Kota ini terkenal sampe ke penjuru dunia gak lain dan gak bukan karena kota ini merupakan pintu masuk utama bagi wisatawan yang mau melihat komodo, kadal purba yang kabarnya gak bisa ditemuin di tempat lain, kecuali di pulau komodo yang termasuk ke dalam wilayah administratif dari Kabupaten Manggarai Barat ini. "Berarti lo udah liat Komodo dong put?" Ini adalah reaksi kedua yang biasanya muncul. Reaksi ini adalah reaksi yang wajar mengingat tujuan utama dari setiap orang yang menjejakkan kaki di Labuan Bajo ini adalah untuk mendatangi pulau Komodo. "Astaga, jadi lo belom pernah ke komodo? sayang bangeeeeet udah

Bersama Kesulitan, BENERAN ada kemudahan

Gambar
Dalam hidup, pasti ada yang namanya waktu-waktu yang sulit atau hari- hari yang berat. Biasanya dengan jelas, kita bisa melihat dan merasakan kedatangan mereka dari jauh, persis seperti kita melihat awan gelap dari kejauhan yang perlahan mulai mendekat. Pada saat seperti itu, rasanya kepingin bisa mencet tombol fast forward supaya semua cepet selesai dan berlalu. Seperti bulan ini, dimana perwakilan dari kantor regional Nutrition International India dan Kanada bakalan dateng ke salah satu kabupaten dampingan tempat saya bekerja sekarang, Manggarai Barat. Kunjungan ini untuk ngeliat gimana penggunaan media konseling dalam merubah perilaku ibu hamil dalam meminum tablet tambah darah. Gak cuma itu, mereka juga mau dateng ke salah satu sekolah untuk ngeliat seperti apa pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri yang notabene merupakan program baru dari Kemenkes. Kunjungan-kunjungan dari luar kayak gini sebenernya kesempatan bagus untuk saya bisa belajar macem-macem, mu

Oh Ternyata, Tauhid itu begitu..

Gambar
Suatu ketika, di awal-awal saya mengenakan hijab, ada seorang kawan yang minjemin banyak banget buku agama ke saya -may Allah bless him, mulai dari yang tipis tipis sampai yang tebalnya mirip sama kamus bahasa inggris-indonesia. Lengkap. Dan jujur kacang ijo.. saya bukan tipikal kutu buku, lebih tepatnya saya adalah tipe pembaca yang semangat di awal, loyo di tengah dan ngantuk di akhir. Dengan karateristik yang kayak gini, tentu saya akan memilih untuk membaca buku yang tipis-tipis hehe. Satu hari, dia bertanya, "udah baca buku yang mana aja?" Kalo gak salah waktu itu yang saya baca pertama kali adalah buku tentang kesalahan-kesalahan dalam shalat, atau yang semacamnya. Intinya tentang shalat. "kenapa baca yang itu dulu?" tanyanya. Eh emang gak boleh ya?  "kalau mau belajar agama, mestinya dimulai dari belajar Tauhid dulu" begitu saran nya. Waktu itu saya gak gitu paham dengan statement yang keluar dari mulutnya ini. T

Rindu KIA: Jejaring Lintas Sektor Untuk Kesehatan Ibu dan Anak di Malaka

Gambar
Buat yang kemarin udah baca postingan tentang betapa kerennya rute lintas selatan pulau timor yang terbentang antara Malaka dan Kupang, beberapa orang mungkin ada yang bertanya-tanya, Ini anak ngapain bisa sampe ke Malaka segala ? Sebenernya si putri ini kerjaannya apa sih, kok kayaknya jalan-jalan mulu?

Lintas Selatan Malaka-Kupang part2 (tamat) : Uniknya Pantai Kolbano

Gambar
Mobil yang disetiri Pak Sintus melaju cukup kencang menuruni bukit. Pantai Kolbano seolah dadah-dadahin saya dan Shanty dari kejauhan sementara Pak Sintus belum menjawab permintaan kami untuk berhenti sebentar di sana, bahkan ketika mobil melintas di sepanjang garis pantai Kolbano, belum ada tanda-tanda Pak Sintus mau berhenti.  ih atuh si bapak mah Tapi kemudian laju mobil menurun dan mobil pun mulai menepi di dekat sebuah pagar yang dibaliknya terbentang pantai dengan air yang berwarna biru menyala. "Disini?" tanya Pak Sintus sambil tersenyum simpul. Saya dan Shanty kegirangan. Tanpa dikomando, kami berdua pun langsung menghambur keluar begitu mobil berhenti dengan sempurna. Siapa sih yang gak suka pantai? Serius. Kebanyakan manusia pasti menyukai tempat ini. Ada yang karena bunyi ombaknya, karena gradasi birunya atau yang hanya sekedar menyukai berjalan-jalan di atas pasirnya yang lembut. Nothing soothes the soul like walking on the beach and feel the sand

Lintas Selatan Malaka-Kupang (part1): Lintas Selatan Pulau Timor Memang.. BEDA!

Gambar
Jika ditawari mau lewat darat dengan perjalanan berjam-jam atau lewat udara yang cuma 40 menit dengan harga yang gak beda jauh, mungkin kebanyakan orang akan memilih rute udara.  Iya. Terlepas dari harga tiketnya yang cenderung lebih mahal dari perjalanan darat, pesawat udara seringkali menjadi pilihan utama banyak orang terlebih untuk orang yang ingin menghemat waktu dan tenaga, "gak papa lah mahal dikit, yang penting cepet nyampe", begitu alasan yang sering terdengar. Tapi tidak untuk saya, opsi perjalanan darat adalah opsi utama yang sayang kalau dilewatkan begitu saja, seperti siang itu.

Ulang Tahun: Antara Sejarah dan Keputusan untuk Resign Merayakannya

Gambar
Waktu saya kecil, kepengaruh sama filem-filem kartun yang saya tonton, setiap kali ulang tahun saya selalu kepingin dirayain dengan kue tart bulat yang warna-warni lengkap dengan lilin-lilin yang menyala diatasnya, belum lagi dekorasi balon warna-warni dan topi kerucut. Pasti menyenangkan. Tapi karena waktu itu kehidupan ekonomi keluarga saya bener-bener sulit, makanya saya gak tega untuk minta pesta kayak begini sama ibu saya yang notabene  single parent.